‎Pengawasan Pansus III DPRD OKU: Fasilitas Publik dan Olahraga Jadi Catatan Kritis ‎

BATURAJA, RAKYAT BERITA.COM – DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) melakukan pengawasan komprehensif dalam rangka pembahasan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Bupati OKU Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini dilaksanakan melalui sejumlah Panitia Khusus (Pansus) guna memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran. Kamis (16/4/26).

‎Pengawasan tersebut menjadi bagian penting dalam fungsi kontrol legislatif terhadap jalannya pemerintahan daerah. DPRD ingin memastikan setiap program yang telah dibiayai melalui APBD benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta tidak menyimpang dari ketentuan yang berlaku.

‎Salah satu tim yang aktif melakukan peninjauan adalah Pansus III yang dipimpin oleh Densi Hermanto. Ia didampingi Wakil Ketua Yeri Ferliansyah serta anggota lain seperti Muslimin, Yolandre Pratama Putra, Tulus Johan Efendi, Hendro Saputra Jaya, Dina Restika, Sapriyanto, dan Sujarwo yang dampingi oleh Koordinator dari Sekretariat DPRD Kabag Fasilitasi penganggaran dan pengawasan H.M.Muslim,SH.,M.Si.

‎Dalam kegiatan tersebut, Pansus III mengunjungi sejumlah instansi strategis. Di antaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Mall Pelayanan Publik, Dinas Pariwisata, Gedung Olahraga Baturaja, Kolam Renang Baturaja, serta Stadion Madya Kemiling.

‎Hasil pengawasan menunjukkan adanya sejumlah catatan penting yang perlu segera ditindaklanjuti. Temuan ini akan menjadi bahan pembahasan dalam rapat paripurna DPRD sebagai bagian dari laporan hasil kerja Pansus.

‎Salah satu temuan Pansus III adalah belum optimalnya fungsi Mall Pelayanan Publik. Pansus III meminta agar fasilitas tersebut segera diaktifkan sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal dan terintegrasi.


‎Selain itu, Pansus juga mendorong agar kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dipindahkan lebih dekat ke lokasi Mall Pelayanan Publik. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi dan kemudahan layanan.

‎Dalam peninjauan fisik bangunan Mall Pelayanan Publik, ditemukan sejumlah ketidaksesuaian. Kondisi bangunan dinilai tidak memenuhi standar yang seharusnya, bahkan terkesan dikerjakan secara asal-asalan.

‎Beberapa temuan di lapangan antara lain adanya kebocoran pada plafon atap, struktur tiang yang terlihat miring, serta bagian bangunan yang tidak rata. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kualitas konstruksi secara keseluruhan.

‎Atas temuan tersebut, Pansus III berencana meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten OKU untuk melakukan peninjauan ulang. Hal ini penting guna memastikan keamanan dan kelayakan bangunan sebelum difungsikan.

‎Selain sektor pelayanan publik, perhatian juga diberikan pada bidang olahraga. Kunjungan ke Sekretariat KONI OKU di GOR Baturaja menghasilkan sejumlah catatan strategis terkait pembinaan atlet dan fasilitas pendukung

‎Pansus III DPRD OKU meninjau kondisi Kolam Renang Baturaja yang mengalami kerusakan yang cukup signifikasn (rumahberita.id)

‎DPRD OKU menyatakan komitmennya dalam mendukung peningkatan prestasi olahraga daerah. Hal ini dianggap penting mengingat peran olahraga dalam mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

‎Pansus III meminta jajaran KONI OKU segera menyampaikan laporan kebutuhan, terutama dalam rangka persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi yang akan digelar di Lubuk Linggau.

‎Selain itu, Dinas Pemuda dan Olahraga didesak untuk segera menginventarisasi kebutuhan perbaikan fasilitas. Fokus utama mencakup GOR Baturaja, Kolam Renang Baturaja, serta Stadion Madya Kemiling.

‎Ketua Pansus III, Densi Hermanto, menegaskan bahwa seluruh temuan di lapangan akan menjadi catatan resmi dalam laporan Pansus. Ia menyebut hasil ini akan dibahas lebih lanjut dalam forum paripurna DPRD.

‎“Semua temuan ini akan kami sampaikan secara resmi dalam laporan Pansus sebagai bagian dari evaluasi anggaran 2025,” ujar Densi. Ia juga menambahkan secara tidak langsung bahwa perbaikan harus segera dilakukan demi kepentingan masyarakat luas.

‎DPRD berharap hasil pengawasan ini dapat menjadi dasar perbaikan ke depan. Dengan evaluasi yang komprehensif, penggunaan anggaran daerah diharapkan semakin transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan di Kabupaten OKU. (Win)