‎Tingkatkan Kualitas Pelayanan Air Bersih, Perumda Tirta Raja Adakan 2 Mesin Pompa Intake Terbaru WTP Tanjung Baru

BATURAJA, Rakyat Berita.com – Menutup akhir tahun 2025, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Raja, kembali melakukan pengadaan mesin pompa intake baru untuk mengganti mesin pompa yang sudah uzur di Water Treatment Plant (WTP) Tanjung Baru.

‎Dengan dioperasikannya mesin intake baru ini, tercatat dalam 2025, Perumda Tirta Raja sudah mengganti dua mesin intake di WTP Tanjung Baru. Sehingga tinggal satu mesin intake lagi yang harus diremajakan, yang direncanakan akan dilakukan  pada 2026 mendatang.

‎GM Operasional & Teknik Perumda Tirta Raja, Yasdi Rahman menjelaskan, pengadaan mesin pompa intake baru di WTP Tanjung Baru, dilakukan karena mesin pompa yang lama sering mengalami gangguan. Selain itu, mesin pompa yang lama juga telah beroperasi selama 9 tahun, sehingga sudah layak untuk diganti dengan yang baru.

‎“Kapasitasnya, 20 liter perdetik. Banyak keuntungan dengan adanya mesin pompa baru ini. Pertama kapasitasnya lebih lancar, pelayanan produksi dan distribusi ke pelanggan lebih maksimal dari sebelumnya,” kata Yasdi, Senin (29/12/2025).

‎Menurut Yasdi, dalam tahun 2025 ini, total sudah dua mesin pompa intake baru yang telah dioperasikan. Sehingga tinggal satu mesin pompa lagi yang belum diremajakan.

‎“Karena semua jaringan WTP terkoneksi, jadi ada tiga pompa intake yang beroperasi untuk melayani semua pelanggan dari WTP Tanjung Baru. Satu pompa lagi direncanakan diganti dengan baru pada 2026 nanti,” ungkapnya.

‎Selain usia pompa sudah tua, lanjut Yasdi, peremajaan mesin pompa intake ini bertujuan meningkatkan pelayanan air bersih di Kabupaten OKU khususnya di beberapa booster dalam wilayah Baturaja.

‎“Dengan pompa baru ini, banyak keuntungannya. Seperti mengurangi biaya perawatan, kalau yang lama butuh perawatan rutin dengan biaya yang lumayan. Performa debit airnya 100 persen, yang lama paling 70 persen,” jelasnya dengan spesifik.

‎Selain melakukan peremajaan mesin intake, tambah Yasdi, pihaknya juga telah melakukan pengurasan rutin WTP Tanjung Baru untuk membersihkan bak  sedimentasi, filter dan pipa internal.

‎“Semua ini dilakukan agar kualitas air bersih tetap optimal dan menjaga efisiensi sistem pengolahan air untuk pelanggan,” pungkasnya.


‎Sementara, Manager Produksi, Ricky Seprifo menambahkan, bahwa tiga mesin intake lama yang selama ini ada di WTP Tanjung Baru telah beroperasi sejak 2016 silam, sehingga memang sudah sangat layak untuk diganti.

‎“Usia mesin intake kami sudah 9 tahun, dan beroperasi selama 24 jam. Berhenti beroperasi hanya ketika listrik padam atau saat dilakukan perawatan. Sedangkan normalnya operasional mesin sesuai standar pabrik, itu 5 tahun. Jadi memang sudah layak untuk diganti,” terangnya. (Red)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *