BAJARMASIN, RAKYAT BERITA.COM – Ketegangan terjadi di SPBU Pertamina Lingkar Dalam Selatan, Kecamatan Kelayan, Kota Banjarmasin, Rabu (13/5/2026), setelah sejumlah sopir truk dan angkutan umum terlibat cekcok akibat saling serobot antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM). Situasi yang sempat memanas itu langsung diantisipasi oleh personel Polsek Banjarmasin Selatan bersama pasukan Serigala Banjarmasin.
Pengamanan diperketat menyusul rencana aksi demonstrasi dari Aliansi Sopir Kalimantan Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama. Puluhan sopir bahkan memilih bertahan dan bermalam di sekitar area SPBU demi mendapatkan solar dan bensin yang mulai langka dalam beberapa hari terakhir.
Kapolsek Banjarmasin Selatan, Chris, turun langsung memimpin tim gabungan untuk melakukan mediasi terhadap para sopir yang berselisih. Ia memastikan kondisi di lokasi masih dalam keadaan aman dan terkendali meski antrean kendaraan mengular panjang.
“Situasi terkendali. Antrean panjang ini akibat kelangkaan solar dan bensin sejak kemarin,” ujar Chris kepada wartawan di lokasi.
Kelangkaan BBM membuat aktivitas para sopir terganggu. Banyak di antara mereka harus menghabiskan waktu berjam-jam hingga semalaman demi menunggu giliran pengisian bahan bakar. Salah seorang sopir truk asal Banjarmasin, Andi, mengaku sudah menunggu sejak malam sebelumnya.
“Sudah satu malam di sini. Kalau tidak antre dari malam, bisa tidak kebagian,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak Pertamina disebut telah berkoordinasi dengan aparat dan berjanji akan menambah kuota distribusi BBM untuk wilayah Banjarmasin guna mengurangi antrean panjang. Polisi juga mengimbau masyarakat dan para sopir agar tetap tertib, mematuhi aturan antrean, serta tidak mudah terpancing emosi demi menjaga keamanan bersama. (Wandi)
Sopir Nyaris Bentrok di SPBU Lingkar Dalam Selatan, Polisi dan Pasukan Serigala Turun Tangan Antisipasi Demo Sopir Kalsel






