Gubernur Herman Deru Buka Rakor TPID–TP2DD Sumsel, Pemkot Prabumulih Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Ekonomi ‎

Palembang, Rakyat Berita.com – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru secara resmi membuka Rapat Koordinasi dan Capacity Building High Level Meeting TPID–TP2DD se-Sumatera Selatan yang digelar di Hotel Aryaduta Palembang. Kegiatan strategis ini dihadiri oleh seluruh kepala daerah serta pemangku kepentingan dari kabupaten/kota se-Sumsel untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas ekonomi dan percepatan transformasi digital daerah.

‎Pemerintah Kota Prabumulih turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Wali Kota Prabumulih H. Arlan diwakili oleh Kepala BPKAD Kota Prabumulih, Wawan Gunawan, Ak., CA. Turut hadir mendampingi: Kepala Dinas Ketahanan Pangan Titing, S.P., Kepala Dinas Pertanian Alfian, S.P., Kepala Dinas Kominfo Yandi Irawan, S.Kom., M.Si., serta Kabag Perekonomian Dafiz, SH., MM. Kehadiran jajaran OPD ini menunjukkan komitmen kuat Pemkot Prabumulih dalam memperkuat koordinasi, terutama terkait pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi layanan keuangan daerah.

‎Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas inflasi daerah, memperkuat ketahanan ekonomi, dan memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga. Ia kembali menekankan peran sentral program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang selama ini berkontribusi signifikan dalam menjaga ketersediaan pangan, menstabilkan harga, serta mendorong kemandirian masyarakat.

‎“Sinergi dan kolaborasi adalah kunci. TPID dan TP2DD harus mampu bekerja cepat, adaptif, dan tepat sasaran agar inflasi terkendali dan ekonomi daerah semakin kuat,” tegas Gubernur.

‎Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono, dalam laporannya memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Sumsel berada pada angka 5,2%, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,04%. Selain itu, inflasi tahunan Sumsel tercatat di angka 2,91%, menunjukkan kondisi yang relatif stabil dan terkendali.

‎Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh daerah di Sumsel, termasuk Kota Prabumulih, semakin memperkuat strategi pengendalian inflasi serta mendorong transformasi digital menuju tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan efisien. (emma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *