Sekolah Rakyat Terintegrasi Pertama di OKU Segera Dibangun, Desa Kedaton Siapkan Lahan 7,5 Hektare

BATURAJA, RAKYAT BERITA.COM — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, bersiap merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Desa Kedaton, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR). Proyek tersebut direncanakan menjadi fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi pertama di Kabupaten OKU.
‎
‎Kepastian lokasi pembangunan mengemuka setelah Pemerintah Desa Kedaton menggelar musyawarah desa. Dalam musyawarah tersebut, masyarakat menyepakati hibah lahan seluas 7,5 hektare yang berada di sekitar kawasan perkantoran desa untuk mendukung pembangunan sekolah.
‎
‎Kepala Desa Kedaton, Muhammad Endang, mengatakan dukungan masyarakat terhadap rencana tersebut cukup tinggi. Ia menyebut lahan yang disiapkan saat ini masih berupa kawasan berhutan dan terdapat sejumlah pohon berukuran besar.
‎
‎“Kami sudah melakukan musyawarah desa. Alhamdulillah, antusias masyarakat tinggi. Lahan seluas 7,5 hektare sudah dihibahkan di dekat perkantoran,” ujar Endang saat bersilaturahmi dengan Bupati OKU di Rumah Dinas Bupati OKU, Senin (21/9/2026).
‎
‎Bupati OKU H Teddy Meilwansyah mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi tersebut merupakan peluang bagi masyarakat, khususnya di wilayah KPR, untuk mendapatkan akses fasilitas pendidikan.
‎
‎Menurut Teddy, Pemkab OKU sebelumnya telah menyiapkan alternatif lokasi di sekitar kawasan belakang perkantoran pemerintah daerah. Namun, lokasi tersebut dinilai belum memenuhi kebutuhan sehingga pemerintah mencari lokasi lain.
‎
‎“Alhamdulillah pihak Desa Kedaton mau menghibahkan lahan,” kata Teddy.
‎
‎Ia menjelaskan, pembangunan fisik sekolah direncanakan menggunakan anggaran dari APBN. Sementara itu, pemerintah daerah bersama pemerintah desa bertanggung jawab terhadap kesiapan lahan dan kelengkapan administrasi yang dipersyaratkan.
‎
‎Saat ini, Pemkab OKU masih memproses sejumlah dokumen, termasuk sertifikasi lahan. Kelengkapan tersebut diperlukan untuk memenuhi persyaratan dari kementerian terkait.
‎
‎Jika seluruh tahapan administrasi dan persyaratan terpenuhi, pembangunan ditargetkan mulai dilaksanakan pada Januari 2027.
‎
‎“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mendukung program ini dengan menghibahkan lahan kepada pemerintah. Insyaallah, Januari 2027 akan dimulai pengerjaannya,” ujar Teddy.
‎
‎Pemkab OKU berharap pembangunan fasilitas tersebut turut mendorong perkembangan aksesibilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan KPR.
‎
‎Dalam pertemuan tersebut, Bupati OKU didampingi sejumlah pejabat daerah, antara lain Kepala Dinas Sosial Iwarman, Kepala Dinas Kominfo Mirdaili, Kepala Dinas Pendidikan Kadarisman, Sekdin Bapelitbangda Hanom Setiawan, Sekdin Dinsos Halim, serta Camat KPR Jaka Atmajaya. (Redaksi)
‎
‎