Kadisdik OKU Resmi Diganti, Kadarisman Bergeser ke DPMPTSP

BATURAJA, RAKYAT BERITA.COM – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) melakukan rotasi dan pengisian sejumlah jabatan di lingkungan pemerintahan daerah. Salah satunya posisi Kepala Dinas Pendidikan OKU yang sebelumnya dijabat Kadarisman, S.Ag., M.Si., kini beralih menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) OKU.

‎Perubahan tersebut disampaikan Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah saat melantik dan mengambil sumpah 11 pejabat di lingkungan Pemkab OKU. Pelantikan berlangsung di Ruang Induk Rumah Dinas Bupati OKU, Kamis (24/9/2026).

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati OKU Nomor 800.1.3.3/627/KPTS/XLII/III/2026.

‎Dalam sambutannya, Teddy menjelaskan bahwa penempatan para pejabat tersebut bukan melalui mekanisme lelang jabatan. Sebelumnya, para pejabat mengikuti proses job fit yang melibatkan tim dan pihak-pihak berkompeten.

‎“Penilaian job fit ini ditentukan oleh teman-teman masing-masing, hasilnya disimpulkan oleh tim pansel. Bahkan kami tidak datang saat job fit,” ujar Teddy.

‎Menurutnya, pelantikan bukan sekadar pergantian posisi, tetapi juga membawa konsekuensi berupa tuntutan kinerja dan tanggung jawab. Karena itu, kinerja para pejabat yang baru dilantik akan dievaluasi dalam kurun waktu tiga hingga enam bulan.

‎“Pelantikan ini adalah hal yang biasa terjadi. Ke depan, paling cepat tiga bulan atau paling lambat enam bulan akan dievaluasi kembali,” katanya.

‎Teddy mengatakan, Pemkab OKU ke depan akan mengarah pada penerapan manajemen talenta dalam pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN). Sistem tersebut, kata dia, akan mempertimbangkan kompetensi dan potensi masing-masing ASN.

‎Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah.

‎“Jangan terlena dan bermalas-malasan karena jabatan. Jalankan amanah dan tanggung jawab ini dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

‎Teddy juga menekankan pentingnya integritas, kompetensi, loyalitas dan kesetiaan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Ing​​at kata kuncinya integritas dan kompetensi, dan ada yang paling penting yakni loyalitas dan kesetiaan,” pungkasnya. (redaksi)